Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG melemah sepanjang 2026 akibat kombinasi faktor global dan domestik. Faktor global meliputi ketidakpastian geopolitik, kenaikan harga komoditas, inflasi, pelambatan ekonomi, serta tren suku bunga tinggi yang menekan rupiah dan mengubah strategi investor asing. Secara domestik, dinamika kebijakan dan implementasinya turut memengaruhi penilaian indeks global serta strategi investasi.
OJK tetap optimis terhadap pemulihan pasar setelah IHSG berbalik arah dari titik terendah pada Juni 2026. Untuk meningkatkan kepercayaan investor lokal dan asing, OJK bersama SRO memperkuat transparansi tata kelola dan pendalaman pasar. Selain itu, OJK memperketat penegakan aturan dengan menjatuhkan denda lebih dari Rp112 miliar kepada ratusan pihak hingga September 2026, serta menyempurnakan mekanisme perdagangan bersama BEI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.19
OJK Catat 29 Penawaran Umum Antre Rp26,47 Triliun per September 2026
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.38
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.118
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.36
Terungkap Biang Kerok IHSG Sempat Loyo
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.24
Baru Sebulan, Dana Kelolaan ETF Emas Meledak Jadi Rp105,63 Miliar
Berita terkait
OJK: IHSG Terkoreksi 6,96% di September 2026
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.28
5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.27
Pelaku Pasar Masih Optimis IHSG Bisa Rebound, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.07
IHSG Turun 1%, Dekati Level 6.000
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.19