Terungkap Biang Kerok IHSG Sempat Loyo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 29,24% sepanjang 2026 tahun ini. Penyebab utama dari faktor global meliputi ketidakpastian geopolitik, kesulitan distribusi komoditas, inflasi tinggi, serta kebijakan suku bunga yang tinggi. Di sisi domestik, pasar merespon dinamika kebijakan dan penilaian indeks global. Meski demikian, OJK tetap optimis terhadap pemulihan pasar modal, berharap dapat meningkatkan transparansi, tata kelola, dan perlindungan investor. Pembalikan IHSG dari titik terendah pada Juni 2026 menunjukkan ruang pemulihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.20
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 18.28
Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Geopolitik
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 17.33
IHSG Sepanjang September 2026 Ambles 6,96%, Aksi Jual Asing Tembus Rp10,24 Triliun
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.24
Baru Sebulan, Dana Kelolaan ETF Emas Meledak Jadi Rp105,63 Miliar
Berita terkait
Akhiri Sesi I, IHSG Anjlok 0,34%
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.59
IHSG Melemah Tinggalkan Level 6.000
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.22
IHSG Berpeluang Menguat, Sentimen The Fed Mulai Jadi Penopang
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 07.48
OJK beri denda Rp104,63 miliar ke 113 pihak bidang PMDK hingga Agustus
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 17.44