Bos Serikat Pekerja Ungkap 4 Faktor Penyebab Marak PHK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263891/original/080963900_1782028748-Presiden_KSPI__Said_Iqbal-21_Juni_2026b.jpg)
KSPI mengidentifikasi empat faktor utama peningkatan PHK di industri padat karya: daya beli global turun, barang impor menggeser produk lokal, fluktuasi kurs rupiah, dan relokasi pabrik ke negara lain. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 43.805 pekerja terkena PHK Januari-Juli 2026. Penyebab utama bukan domestic, melainkan penurunan permintaan pasar global terhadap produk ekspor seperti sepatu, garmen, dan tekstil Indonesia. Presiden KSPI Said Iqbal menekankan solusi jangka pendek merumahkan pekerja tanpa potong gaji pokok serta kebijakan deregulasi perizinan dan penghambatan impor sesuai WTO untuk jangka menengah.
Bagikan
Berita terkait
43.805 Pekerja Terkena PHK hingga Juli, Industri Padat Karya Paling Tertekan
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 03.00
Apindo Buka Suara Puluhan Ribu Pekerja Kena PHK: Masalahnya di Hulu
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 16.35
43.805 Orang Kena PHK, Bos Apindo Buka Suara
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.05
Pemerintah Buka Suara soal PHK Industri Garmen di Cimahi
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.31