BP Bakal PHK 700 Pekerja di Seluruh Dunia demi Efisiensi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BP, perusahaan migas asal Inggris, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 700 pekerja non-frontline di seluruh dunia sebagai bagian dari upaya menyederhanakan organisasi, meningkatkan profitabilitas, dan memperkuat bisnis inti minyak dan gas. Rencana ini tertuang dalam surat elektronik internal perusahaan pada 30 Juli. Pemangkasan berdampak pada sekitar 8% dari total 8.500 posisi non-frontline di unit produksi dan operasional, sementara posisi frontline seperti operator, teknisi, dan petugas pemeliharaan tidak mengalami perubahan signifikan. Langkah ini merupakan strategi BP untuk mengurangi utang, meningkatkan laba, dan memperbesar imbal hasil bagi pemegang saham di tengah fokus ulang pada sektor minyak dan gas setelah pengurangan investasi di energi terbarukan. Sejak Meg O'Neill menjabat sebagai CEO pada April lalu, BP merombak struktur organisasi dari tiga menjadi dua segmen bisnis, yakni upstream dan downstream, yang mulai berlaku awal bulan ini. BP mempekerjakan sekitar 93.700 orang di 61 negara. Juru bicara BP membenarkan perubahan organisasi yang berpotensi mengurangi jumlah pekerja, meski tidak mengonfirmasi angka 700 posisi tersebut, dengan tujuan membangun BP yang lebih sederhana, lebih kuat, dan lebih bernilai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 21.00
Visa PHK 2.600 Karyawan, AI Mulai Ubah Cara Kerja Perusahaan
Berita terkait
Badai PHK Hantam Starbucks! 250 Gerai Tutup dan Ratusan Karyawan Kehilangan Pekerjaan
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 21.31
Starbucks Tutup 250 Gerai, Keluar Duit Rp 5,3 T, PHK Massal Mengintai
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.04
Microsoft PHK Ratusan Karyawan Lagi, Nasib Game Terkenal Terancam
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.45
Baru Sebulan, CEO Baru Apple Langsung PHK Pegawai
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.50