Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BP Bakal PHK 700 Pekerja di Seluruh Dunia demi Efisiensi

BP, perusahaan migas asal Inggris, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 700 pekerja non-frontline di seluruh dunia sebagai bagian dari upaya menyederhanakan organisasi, meningkatkan profitabilitas, dan memperkuat bisnis inti minyak dan gas. Rencana ini tertuang dalam surat elektronik internal perusahaan pada 30 Juli. Pemangkasan berdampak pada sekitar 8% dari total 8.500 posisi non-frontline di unit produksi dan operasional, sementara posisi frontline seperti operator, teknisi, dan petugas pemeliharaan tidak mengalami perubahan signifikan. Langkah ini merupakan strategi BP untuk mengurangi utang, meningkatkan laba, dan memperbesar imbal hasil bagi pemegang saham di tengah fokus ulang pada sektor minyak dan gas setelah pengurangan investasi di energi terbarukan. Sejak Meg O'Neill menjabat sebagai CEO pada April lalu, BP merombak struktur organisasi dari tiga menjadi dua segmen bisnis, yakni upstream dan downstream, yang mulai berlaku awal bulan ini. BP mempekerjakan sekitar 93.700 orang di 61 negara. Juru bicara BP membenarkan perubahan organisasi yang berpotensi mengurangi jumlah pekerja, meski tidak mengonfirmasi angka 700 posisi tersebut, dengan tujuan membangun BP yang lebih sederhana, lebih kuat, dan lebih bernilai.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait