Visa PHK 2.600 Karyawan, AI Mulai Ubah Cara Kerja Perusahaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750922/original/000470300_1708667884-WhatsApp_Image_2024-02-22_at_16.29.58__1_.jpeg)
Visa, perusahaan layanan pembayaran internasional, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 2.600 karyawan, yang merupakan 7% dari total tenaga kerjanya. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengalokasikan lebih banyak investasi ke sektor-sektor yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan, seperti konsumen kelas atas dan transaksi lintas batas. Pemangkasan ini terutama akan menyasar divisi teknologi dan produk, dengan karyawan yang terdampak mulai dihubungi pada Selasa untuk informasi lebih lanjut dan bantuan transisi.
Keputusan PHK ini dipengaruhi oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah cara kerja perusahaan, sekaligus kebutuhan mengendalikan biaya setelah masa perekrutan agresif dalam beberapa tahun terakhir. CEO Visa, Ryan McInerney, dalam memo internal, menyatakan bahwa AI membantu mempercepat transformasi dan membentuk masa depan pekerjaan di Visa. Perusahaan juga berencana untuk fokus pada pertumbuhan di area seperti pembayaran bisnis, stablecoin, dan ekspansi geografis. Pada akhir tahun fiskal terakhir, Visa memiliki sekitar 34.100 karyawan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.41
BP Bakal PHK 700 Pekerja di Seluruh Dunia demi Efisiensi
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 18.31
Mencari Sebab PHK Masih Terjadi di RI
Berita terkait
Induk Daily Mirror PHK 220 Wartawan di Tengah Gempuran AI
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 03.45
Dilema AI: Inefisiensi Anggaran dan Ancaman Cognitive Offloading dalam Industri Kreatif
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 09.30
Gagal Digantikan AI, Mantan Pegawai Diminta Kerja Lagi Tapi Turun Gaji
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 07.45
Rencana Gagal Zuckerberg Ingin Ganti Karyawan Meta dengan AI
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.00