BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola (BP) BUMN dan Danantara memerintahkan PT Bio Farma (Persero) untuk kembali fokus pada riset dan pengembangan vaksin sendiri, mengurangi ketergantungan pada produksi vaksin milik perusahaan lain. Dony Oskaria, Kepala BP BUMN, menyatakan bahwa selama ini Bio Farma cenderung hanya menjadi pabrik kontrak, sekarang harus kembali memproduksi vaksin asli. Dalam dua tahun terakhir, teknologi Bio Farma berhasil diekspor ke negara seperti Senegal, Ghana, dan India. Rencana selanjutnya adalah memperluas pasar produk kesehatan ke negara-negara di Afrika, memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen vaksin global. Transformasi ini bertujuan meningkatkan kemandirian kesehatan nasional serta daya saing industri kesehatan Indonesia di panggung internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 17.58
Ebola di RD Kongo tembus angka 7.258 kasus
Berita terkait
Jumlah Kasus Influenza A dan B Meningkat Drastis, Ini Saran Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 17.00
Viodeo: Ekspansi Bisnis Vaksin, Farma Harap Bantuan Modal Danantara
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 13.00
Industri Kesehatan Indonesia Diakui Dunia
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.24
Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.51