BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Potensi Longsor, Pramono Minta Warga Tetap Waspada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan BPBD DKI Jakarta untuk membuka informasi potensi ancaman bencana kepada publik. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat mengantisipasi risiko gerakan tanah dan tanah longsor sejak dini serta tidak terkejut saat terjadi kondisi darurat.
Berdasarkan pemetaan PVMBG September 2026, terdapat sembilan kecamatan di Jakarta yang masuk zona menengah potensi pergerakan tanah. Wilayah tersebut mencakup tujuh kecamatan di Jakarta Selatan (Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Pesanggrahan) dan dua kecamatan di Jakarta Timur (Kramat Jati, Pasar Rebo).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 15 September 2026 pukul 12.51
BPBD DKI: Status Awas Kekeringan Tak Berarti Jakarta Krisis Air
kumparan · 15 September 2026 pukul 12.43
BPBD DKI: Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berada pada Kategori Awas Kekeringan
Berita terkait
Andre Rosiade, Padang-Galapagos Perkuat Hulu Batang Kuranji dengan 60 Ribu Pohon
kumparan · 9 September 2026 pukul 21.15
Abu Vulkanik Capai Ibu Kota, DPW Perindo Jakarta Bagikan Masker dan Dorong Mitigasi Risiko
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 12.23
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 17 Agustus 2026: Cerah Berawan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 05.55
Waspada Kemarau Panjang, Jakarta Siapkan Hujan Buatan 2 Kali Sepekan
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.28