BPJS Kesehatan Tekor: Iuran Terkumpul Rp 118 T, Bayar Manfaat Rp 132 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPJS Kesehatan mengalami ketimpangan arus kas hingga September 2026, dengan penerimaan iuran sebesar Rp 118 triliun sementara pembayaran manfaat mencapai Rp 132 triliun. Untuk mengatasi gap tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan suntikan dana sebesar Rp 20 triliun yang akan dicairkan dalam dua tahap pada Oktober dan November.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa tambahan dana ini harus berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan kelancaran pembayaran klaim ke rumah sakit. Pemerintah menekankan agar tidak ada lagi diskriminasi terhadap pasien BPJS maupun antrean panjang, guna memastikan anggaran tersebut memberikan perubahan nyata bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 21.06
Pemerintah Suntik BPJS Kesehatan Rp20 Triliun, Cair Mulai Oktober
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 20.42
Dana Rp20 triliun untuk BPJS cair bertahap Oktober-November
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.45
Prabowo Minta Antrean BPJS Kesehatan Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 19.31
Disuntik Prabowo Rp20 T, Ini Alasan BPJS Kesehatan Tekor
Berita terkait
Rp20 Triliun Sudah Disuntik, Prabowo Masih Minta Evaluasi BPJS
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.49
BPJS Kesehatan Diguyur Rp 20 T, Menkes: Jangan Sampai Masyarakat Antre Lama!
Detik.com · 28 September 2026 pukul 15.53
hafiz humas: Tulungagung, Salah Satu Lokasi Uji Coba KRIS
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.26
Ibas Ajak Warga Ngawi Jadikan Kesehatan sebagai Investasi Utama
Detik.com · 19 September 2026 pukul 21.34