BPKP sebut masih terdapat ruang untuk tingkatkan efektivitas dana TKD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menyatakan pengawasan menemukan ruang peningkatan efektivitas dana TKD tahun 2026. Pengawasan meliputi alokasi, perencanaan, penyaluran, serta output dan manfaat bagi masyarakat. Di sisi hulu, perlu memperkuat data daerah untuk alokasi TKD. Di sisi hilir, perencanaan harus matang dan mitigasi hambangan. Pascakonstruksi infrastruktur harus diwaspadai agar tidak menjadi beban fiskal daerah. Peningkatan efektivitas memerlukan sinergi antara Kemenkeu, Kemendagri, Kemenppu/Bappenas, pemerintah daerah, dan APIP daerah. Komite IV DPD RI mengharapkan BPKP memetakan daerah tekanan fiskal akibat penurunan TKD 2026, termasuk daerah berkapasitas rendah, miskin, kepulauan, perbatasan, dan terluar. Pengukuran efektivitas harakat meliputi output dan outcome pembangunan, bukan hanya penyaluran dan penyerapan anggaran.
Bagikan
Berita terkait
Bima Arya Ajak DPRD Se-Indonesia Kawal APBD agar Lebih Berdampak
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 18.39
Perkuat Langkah Strategis, Kanwil Ditjenpas Jakarta Perketat Pengawasan Lapas
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 14.19
Strategi Kanwil Ditjenpas Jakarta Memperkuat Pengawasan Lembaga Pemasyarakatan
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 13.26
DJP Tangani 38 Wajib Pajak Sektor Baja, Penerimaan Tembus Rp 825,28 Miliar
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 10.46