BPOM dan Novo Nordisk Ingatkan Bahaya Obat Pelangsing Abal-abal untuk Obesitas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPOM dan Novo Nordisk Indonesia mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan obat pelangsing abal-abal yang menjanjikan hasil instan. Obesitas adalah penyakit kronis dengan penyebab kompleks yang memerlukan pendekatan ilmiah dan konsultasi dengan tenaga kesehatan. Kepala BPOM Taruna Ikrar menekankan pentingnya verifikasi produk melalui prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) dan waspada terhadap promosi obat penurun berat badan melalui media sosial yang sering mengandung klaim berlebihan. Novo Nordisk menyatakan bahwa penanganan obesitas tidak hanya mengandalkan obat, melainkan modifikasi gaya hidup sebagai pilar utama terapi, dengan terapi farmakologi dan operasi bariatrik diberikan sesuai kondisi klinis pasien. Dokter spesialis gizi juga memperingatkan agar tidak menjalani diet ekstrem seperti makan hanya sekali sehari atau menghilangkan karbohidrat, karena berisiko mengganggu keseimbangan gizi tubuh.
Bagikan
Berita terkait
Warga Madura Ikut Bangun Ekonomi Jakarta, Ini Kata-Kata Pramono
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.15
Pesan Pramono ke Warga Madura: Jaga Jakarta
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.05
Jaga Kesehatan, Prabowo: Kalau Perlu Kita Pakai Atap Ijuk
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 12.54
Menkes pastikan operasi berjalan meski RSUD Ruteng terdampak gempa NTT
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 12.48