Penanganan Obesitas Butuh Proses, BPOM dan Novo Nordisk Ingatkan Bahaya Obat Abal-abal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPOM dan Novo Nordisk menyadari bahwa upaya menurunkan berat badan cepat dengan obat abal-abal berisiko. Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Brawijaya dr Prinindita Artiara Dewi menyatakan diet ekstrem seperti makan sekali sehari atau menghilangkan karbohidrat tidak aman karena tubuh butuh energi dari karbohidrat serta protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral. Obesitas adalah penyakit kronis yang memerlukan pendekatan proses, bukan solusi instan. Penggunaan produk pelangsing tanpa regulasi dapat membahayakan kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.00
BPOM dan Novo Nordisk Ingatkan Bahaya Obat Pelangsing Abal-abal untuk Obesitas
Berita terkait
2 Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 19.52
Mahasiswa Magister Biomedik UAJ Bawa Riset Nutrigenetik Juara 2 di Tingkat Global
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.00
Khusus UMKM, Urus Izin BPOM Hingga Sertifikat Halal Bisa di Satu Aplikasi
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.51
Mitos Usia Galon Terbantahkan: Pakar IPB Jamin Air Guna Ulang Tetap Higienis dan Aman
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.55