BPS Bali akhiri Sensus Ekonomi, jangkau 1,3 juta responden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) Bali resmi menyelesaikan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dengan mencatatkan sekitar 1.397.000 responden di seluruh kabupaten/kota. Pendataan ini melibatkan 3.774 petugas lapangan yang tersebar di berbagai wilayah. Meskipun telah selesai, BPS Bali masih membentuk satuan tugas (satgas) untuk menyasar perusahaan dan rumah tangga yang belum terdaftar, serta akan melaksanakan kegiatan Post Enumeration Survey (PES) untuk memastikan kebenaran data dan mengevaluasi kualitas serta cakupan pendataan.
Jumlah responden yang terdata, sekitar 1,4 juta, lebih rendah dibandingkan perkiraan awal BPS yang berkisar di 1,7 juta. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor lapangan seperti usaha yang sudah tutup, tidak beroperasi, hingga duplikasi data dari sumber awal. Menurut Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan, perbedaan ini wajar karena perkiraan awal memang lebih besar dibandingkan data aktual yang terkumpul.
Sebaran responden terbanyak secara absolut terdapat di Kabupaten Buleleng, diikuhi oleh Denpasar dan Badung. Buleleng unggul karena jumlah penduduk yang besar, sementara Denpasar dan Badung menjadi pusat konsentrasi pelaku usaha di Bali.
Bagikan
Berita terkait
BPS Targetkan Pendataan Sensus Ekonomi Jakarta Rampung 15 September
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 18.03
Pramono Imbau Warga Terbuka soal Sensus Ekonomi: Jawab Apa Adanya
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.55
Sensus Ekonomi 2026: Cerita, Canda, dan Tawa di Balik Data
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 08.15
Wakapolri Siapkan Siswa SIP, Sepolwan, dan Taruna Akpol Dukung Perlinsos
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 02.17