Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sensus Ekonomi 2026: Cerita, Canda, dan Tawa di Balik Data

Sensus Ekonomi 2026 adalah pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memetakan kondisi ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, sensus tahun ini penting karena perubahan ekonomi signifikan sejak sensus terakhir pada 2016, terutama dampak pandemi Covid-19 yang mempercepat digitalisasi ekonomi. Tujuannya adalah menyediakan data untuk perencanaan kebijakan ekonomi ke depan.

Proses pendataan dilakukan oleh petugas yang mendatangi rumah dan tempat usaha langsung, mengumpulkan informasi tentang pendapatan, modal, jumlah karyawan, dan aktivitas ekonomi lainnya melalui perangkat digital. Di lapangan, interaksi sering kali diwarnai canda dan tawa, namun juga menghadapi penolakan dari sebagian warga atau pemilik usaha. Pendataan mencakup berbagai skala usaha, dari UMKM hingga perusahaan besar, dan memperhatikan perkembangan ekonomi digital seperti penjualan melalui marketplace dan media sosial.

BPS menegaskan bahwa data yang dikumpulkan bersifat privasi dan hanya digunakan dalam bentuk agregat untuk kepentingan statistik, bukan untuk pajak atau penegakan hukum. Angka-angka yang terkumpul akan membantu menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia yang semakin kompleks, termasuk aktivitas ekonomi yang kini berlangsung secara daring.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait