BPS: Belanja Haji 2026 Sumbang Rp8,8 T ke Ekonomi RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran jemaah haji Indonesia tahun 2026 mencapai Rp29,25 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp8,78 triliun atau 30 persen merupakan konsumsi dalam negeri yang memberikan kontribusi 0,13 persen terhadap PDB Indonesia dan 0,84 persen terhadap komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga. Sementara Rp20,48 triliun atau 70 persen sisanya mengalir ke Arab Saudi untuk membiayai konsumsi barang dan jasa selama ibadah haji, tercatat sebagai impor jasa yang berkontribusi 7,13 persen terhadap total impor jasa Indonesia.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (Winny) merinci total pengeluaran tersebut berasal dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler sebesar Rp17,77 triliun, BPIH haji khusus Rp7,23 triliun, serta pengeluaran pribadi jemaah sekitar Rp4,25 triliun. Komponen konsumsi domestik mencakup barang yang digunakan di Arab Saudi sepanjang bahan bakunya berasal dari Indonesia, seperti bumbu dapur di jamaah haji. Winny menilai masih ada ruang untuk meningkatkan dampak ekonomi nasional dengan memperbesar porsi konsumsi domestik dari 30 persen menjadi 50-60 persen agar multiplier effect terhadap perekonomian Indonesia lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.16
Video:Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% Kuartal II-2026, Ini Pendorongnya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.56
Video: Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh Positif Selama Kuartal II-2026
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.55
Fundamental Solid, Ekonomi Indonesia Triwulan II-2026 Tumbuh 5,29%
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 19.50
Airlangga Ungkap Motor Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026
Berita terkait
Video: FMCG Melaju Ditopang Konsumsi, Kinerja Unilever Kian Moncer
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 18.07
BPS Bongkar Jemaah Haji RI Habiskan Rp2 T Cuma Buat Ini
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.50
BPS: Ekonomi Indonesia Semester I-2026 Tumbuh Lebih Cepat dari Tahun 2025
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 15.28
Bukan Jawa, Ini Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Versi BPS
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.37