Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Fundamental Solid, Ekonomi Indonesia Triwulan II-2026 Tumbuh 5,29%

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 sebesar 5,29% (yoy), menunjukkan fundamental yang tetap solid. Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga dan industri pengolahan menjadi penopang utama pertumbuhan tersebut. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06% dan menyumbang 2,67 poin pertumbuhan, didorong oleh momen hari raya seperti Idul Fitri dan Idul Adha, libur sekolah, serta pencairan bansos. Momentum Idul Adha juga mendorong pertumbuhan Konsumsi Lembaga Non Profit hingga 6,93%, sekaligus meningkatkan jumlah pemotongan hewan kurban hingga 19,90% untuk kerbau dan 18,69% untuk domba. Pemerintah juga berperan sebagai stimulus melalui belanja yang tumbuh tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2026 mencapai 5,45% (yoy), lebih tinggi dibandingkan semester I-2025. Dari sisi produksi, industri pengolahan masih menunjukkan pertumbuhan positif meski sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Subsektor yang mendukung pertumbuhan manufaktur meliputi industri makanan dan minuman, logam, kimia dan farmasi, tekstil dan pakaian jadi, serta alat angkutan. Inflasi juga tetap terkendali dalam rentang sasaran, memperkuat kepercayaan bahwa perekonomian nasional berada pada jalur pertumbuhan yang stabil sepanjang paruh pertama 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait