BPS Perkuat Kerja Sama dengan Negara Anggota OKI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPS menghadiri Sidang ke-15 OIC-StatCom di Arab Saudi pada 29-30 September lalu untuk memperkuat kerja sama pengembangan statistik dengan negara anggota OKI. Dalam forum tersebut, Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi memaparkan tiga agenda utama: modernisasi sensus penduduk dan perumahan, persiapan implementasi SNA 2025, serta pemantauan SDGs khususnya akses air bersih dan sanitasi. Kerja sama bilateral dibangun dengan TURKSTAT, GASTAT Arab Saudi, CAPMAS Mesir, dan IsDB, mencakup pengembangan statistik halal, penghitungan PDB syariah, sinkronisasi data ekspor-impor, statistik haji dan umrah, serta penyempurnaan metode kemiskinan multidimensi. BPS dan TURKSTAT menandatangani MoU untuk memperkuat kerja sama dalam modernisasi sensus, integrasi data administrasi, dan transformasi digital. Pengalaman Indonesia menonjol dalam pemanfaatan data administrasi untuk Sensus 2030 serta penggunaan hasil Experimental Time Use Study 2023 yang menunjukkan nilai tambah jasa rumah tangga tidak dibayar sebesar 13,63% PDB pada 2023.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.23
Hadiri Pertemuan OKI, BPS Perkuat Kerja Sama Internasional
Berita terkait
10,58 Juta Turis Asing Plesir ke Indonesia, Tertinggi Sejak 2020
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.08
Kunjungan Turis Asing ke RI Capai 10,58 Juta sampai Agustus 2026
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.50
10,58 Juta Wisman Masuk RI hingga Agustus, Mobilitas Wisnus Juga Naik
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 14.30
Warga Ramai Naik Feri dan Kereta, Penumpang Pesawat Melandai
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.05