Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Warga Ramai Naik Feri dan Kereta, Penumpang Pesawat Melandai

Pada Agustus 2026, laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pola penggunaan transportasi yang bervariasi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angkutan penyeberangan (ASDP) mencatat kenaikan tertinggi dengan 4,66 juta penumpang, naik 20,13% secara tahunan. Kapal laut domestik juga mengalami peningkatan sebesar 8,09% dengan 2,70 juta penumpang. Moda kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dengan 48,32 juta penumpang, tumbuh 6,01% YoY. Namun, angkutan udara justru mengalami penurunan. Penumpang penerbangan domestik turun 4,61% mencapai 4,84 juta orang, sementara penumpang internasional turun 0,75% dengan 1,91 juta orang. Penurunan ini kemungkinan dipengaruhi oleh kenaikan harga tiket akibat mahalnya harga avtur.

Di sisi lain, aktivitas pengangkutan barang juga menunjukkan tren campuran. Angkutan laut domestik mencatat peningkatan volume barang hingga 46,93 juta ton, naik 7,66% YoY. Kereta api juga mengangkut lebih banyak barang dengan 6,75 juta ton, tumbuh 5,48%. Sebaliknya, angkutan udara domestik untuk barang mengalami kontraksi sebesar 7,66% hanya dengan 49 ribu ton. Data ini mengindikasikan bahwa distribusi logistik melalui jalur laut dan darat masih kuat, sementara sektor penerbangan menghadapi tekanan baik dari sisi penumpang maupun barang.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait