Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung mengalami tekanan pada perdagangan Senin (14/9/2026), turun lebih dari 1% ke level 6.475,25 pukul 09.17 WIB, dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.541,38. Penurunan ini terjadi dalam waktu kurang dari 20 menit setelah perdagangan dibuka. IHSG sempat bergerak di rentang 6.475,13 hingga 6.543,28 pada awal perdagangan. Tekanan terutama datang dari koreksi saham tambang besar, seperti BYAN turun 6,48%, MDKA melemah 5,25%, dan EMAS terkoreksi 12,86%.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga berkontribi pada penurunan IHSG. Serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan gangguan pelayaran di Teluk meningkatkan kekhawatiran pasokan energi. Kerusakan pipa minyak Arab Saudi yang menjadi jalur alternatif pengiriman tanpa melalui Selat Hormuz memperbesar risiko gangguan pasokan. Harga minyak dunia yang telah melebihi US$100 per barel kembali menjadi perhatian investor.

Data inflasi konsumen AS pada Agustus juga menjadi faktor. Inflasi inti AS naik 0,3% secara bulanan, melebihi perkiraan pasar sebesar 0,2%. Hal ini memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin dalam pertemuan 15-16 September 2026. Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga ke kisaran 3,75%-4,0% mencapai 87,3%. Kenaikan suku bunga AS berpotensi memberikan tekanan terhadap rupiah dan aset berisiko di negara berkembang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait