Kenaikan Suku Bunga 2 Bank Sentral Bisa Menekan Aset Berisiko, Berikut Ramalan IHSG Pekan Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG pekan 14-18 September 2026 diproyeksikan bergerak variatif tergantung kebijakan moneter The Fed dan Bank of Japan. Fed diperkirakan naik suku bunga acuan 25 basis poin, BoJ naik 25 basis poin ke 1,25%. Kenaikan suku bunga kedua bank sentral berpotensi menekan minat terhadap aset berisiko. Secara teknis, IHSG mengalami pelemahan jangka pendek setelah ditutup di bawah MA20 sekitar 6.623, namun belum konfirmasi bearish. Pekan 7-11 September 2026 lalu, IHSG turun -1,43% menjadi 6.541,37 akibat profit taking dan ketidakpastian global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.02
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.21
Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya
kumparan · 14 September 2026 pukul 09.03
IHSG Dibuka Melemah 0,11% ke Level 6.533
kumparan · 14 September 2026 pukul 07.30
IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Rupiah, Diuji Tekanan Inflasi AS
Berita terkait
IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 6.600-6.700
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 08.53
Proyeksi IHSG Masih Solid di Tengah Tekanan Suku Bunga AS
kumparan · 2 September 2026 pukul 06.53
Breaking News! Tiba-Tiba IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.37
IHSG Ditutup Terkoreksi 0,12% ke Level 6.678
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.37