Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

BRI Jaga Kualitas Aset, Pertumbuhan Selektif dan Prinsip Kehati-hatian

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis dan kualitas aset melalui prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin. Hingga akhir Triwulan II 2026, penyaluran kredit BRI tumbuh 16,2% YoY lebih tinggi dari industri perbankan, sambil memperbaiki indikator kualitas aset. Rasio Non-Performing Loan (NPL) turun dari 3,0% menjadi 2,9%, Loan at Risk (LaR) menjadi 9,1% dari 9,6%, dan Cost of Credit (CoC) turun menjadi 3,1% dari 3,4%. BRI menerapkan strategi selective growth dengan fokus pada segmen berprofil risiko terukur, penguatan early warning system, serta optimalisasi collection dan recovery. Jaringan luas dan basis nasabah terdiversifikasi memungkinkan portofolio kredit yang sehat, termasuk core business UMKM yang menjadi fondasi pertumbuhan BRI.

Berita terkait