Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menunjukkan perbaikan kualitas aset pada segmen mikro pada Kuartal II-2026. Rasio Loan at Risk (LAR) turun menjadi 9,2% dari 9,7% pada KI dan 10,8% pada KII-2025. Rasio Special Mention Loan (SML) menurun menjadi 3,7% dari 4,2% pada KI dan 5,2% pada KII-2025. Penurunan net downgrade ke NPL mencapai Rp1,7 triliun, lebih rendah dari Rp2 triliun pada KI dan puncak Rp3,5 triliun pada Januari 2025. Rasio kredit yang turun kualitas menjadi SML setelah enam bulan menurun menjadi 2,4% untuk kredit KIV-2025, dibandingkan 5% pada KI-2025. Namun, pertumbuhan kredit mikro hanya 6% tahunan, sementara Kupedes turun 21% tahunan. Kredit BRI tumbuh 16% tahunan, didorong oleh segmen korporasi (47%) dan komersial (58%). Laba bersih BRI mencapai Rp30,9 triliun pada semester I-2026, tumbuh 17% tahunan.
Bagikan
Berita terkait
Risiko Kredit BRI Turun, Biaya Kredit Susut Jadi 3,1%
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 10.10
Purbaya: SAL tak ganggu likuiditas bank, kredit bisa tembus 20 persen
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 16.16
Kredit BBRI Ngebut Naik 16,2%, Analis Sebut Target Bisa Dikerek Naik
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.23
Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.55