BRIN Kaji Singkong untuk Atasi Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317574/original/027541400_1786022250-br5.jpg)
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengkaji pemanfaatan singkong sebagai bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Arif Satria, Kepala BRIN, menyatakan secara teoritis penggunaan singkong memungkinkan untuk memadamkan api. BRIN berkoordinasi dengan Polri untuk menyiapkan persiapan teknis lapangan. Selain itu, BRIN bekerja sama dengan BMKG dalam Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan menemukan material seperti natrium klorida (NaCl) 25 mikron serta Jumakron yang lebih efisien untuk pencuhan hujan buatan. Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan inovasi pemadam karhutla, termasuk tabung semprot berbasis ubi atau singkong, untuk mengendalikan kebakaran secara lebih efektif. Inovasi bahan pemadam berbahan baku tepung ubi atau singkong, yang awalnya ditemukan oleh anggota TNI di Lubuk Linggau, dinilai efektif untuk mencegah penyebaran api dan sedang dikembangkan dalam skala besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 17.40
BRIN Kaji Penggunaan Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.48
BRIN Jelaskan Efektivitas Tepung Singkong Padamkan Karhutla
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 09.45
Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla, Benarkah Efektif?
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.20
BRIN Uji Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Skala Besar
Berita terkait
Ubi Bombing, Cara Baru Padamkan Karhutla ala Presiden Prabowo
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 22.15
Bisa Bantu Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.20
BRIN: Tepung Singkong Efektif Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 10.48
Karhutla Dekati Sumur Minyak BSP, Api di Selatan NEB#08 Dipadamkan
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.37