BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) mendorong pembentukan penjaminan simpanan emas di ekosistem bullion bank. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa saat ini belum ada mekanisme penjaminan atas produk emas, sehingga transaksi dilakukan secara langsung emas ke emas (gold to gold). BSI telah mengadakan pembicaraan dengan Bank Indonesia terkait hal ini, namun prosesnya masih dalam tahap awal.
BSI saat ini tengah menyiapkan peluncuran produk simpanan emas. Meskipun sudah memiliki izin dari regulator untuk menjalankan usaha tersebut, BSI masih mempersiapkan sistem dan pasar. Sebagai bank yang relatif baru dalam bidang ini, BSI mengaku perlu hati-hati dalam mengembangkan bisnis model dan pasar.
Saat ini, BSI mengelola sekitar 24 ton emas kelolaan yang terdiri dari berbagai produk seperti gadai dan tabungan emas. Dengan dukungan izin yang dimiliki, BSI berupaya memperluas layanan emasnya sambil tetap memastikan keamanan dan kepercayaan nasabah melalui penjaminan yang diharapkan dapat dikembangkan di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.38
BSI tetap optimistis bisa capai target pembiayaan dua digit pada 2026
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 21.36
BSI Catatkan Kinerja Solid, Jumlah Nasabah Capai Rekor Tertinggi
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 19.12
Pembiayaan emas BSI tumbuh 80,52 persen capai Rp30,48 triliun per Juni
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 17.13
BSI kantongi laba Rp4,16 T hingga kuartal II 2026, tumbuh 11,08 persen
Berita terkait
Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.45
OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Raksasa 2027
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 11.55
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.25
BSI Siap Right Issue 6,8 Miliar Saham, Risiko Dilusi Mengintai Investor
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.47