Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) menyatakan minat mengembangkan produk Exchange Traded Fund (ETF) emas, namun masih menyiapkan aspek bisnis dan regulasi terkait. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa pengembangan produk di sektor perbankan membutuhkan proses yang lebih lama dibandingkan lembaga keuangan non-bank. Selain ETF emas, BSI juga sedang mempersiapkan bisnis simpanan emas dengan membangun ekosistem pasar agar emas yang dikumpulkan dapat disalurkan kepada toko emas yang membutuhkan.
BSI telah mengamankan izin yang diperlukan untuk menjalankan bisnis simpanan emas. Emas fisik yang menjadi dasar transaksi menggunakan skema gold to gold, di mana emas yang dikumpulkan akan memiliki underlying berupa emas fisik. Total emas kelolaan BSI mencapai sekitar 24 ton, meliputi emas dari produk gadai dan tabungan emas.
Menurut Anggoro, bisnis emas bukan hanya untuk memperbesar bisnis bullion bank, tetapi juga strategi akuisisi nasabah baru. Produk tabungan emas dan cicil emas menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan BSI dalam penetrasi pasar, sekaligus cara untuk menarik masyarakat ke layanan perbankan syariah.
Bagikan
Berita terkait
BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.34
BSI Sampaikan Terima Kasih atas Apresiasi Presiden Prabowo pada Kinerja Bullion
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.47
Perkuat Layanan Haji, BSI Gandeng Ratusan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.33
Cara Optimalkan Fitur BSI Hasanah KKI Card dan Syarat Limitnya
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 14.01