Budi Arie Buka Suara Andai Prabowo Tak Sampai 2029: Gibran Naik Auto Jadi Presiden 'Itu Konsekuensi Logis!'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo, membuka suara terkait polemik pernyataan tentang percepatan politik sebelum 2029. Ia menepis tudingan bahwa wacana tersebut merupakan makar, menyatakan bahwa analogi politik masih berjalan di atas rel demokrasi. Menurut konstitusi, jika Presiden Prabowo berganti sebelum 2029, posisi otomatis turun ke Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Budi Arie menyatakan naiknya Gibran adalah konsekuensi logis dan serahkan semuanya kepada aspirasi rakyat. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi publik dan peringatan Partai Golkar agar tidak memicu prasangka pengkhianatan terhadap konstitusi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 16.19
Puan Buka Suara Tanggapi Pernyataan Budi Arie soal Insting Saya Lebih Cepat dari 2029
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.03
Puan Respons Pernyataan Budi Arie: Ikuti Konstitusi yang Ada
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 13.41
Kritik Pernyataan Budi Arie, PKS: Wacana 'Percepatan' Sebelum 2029 Provokasi Politik Tidak Sehat dan Berbahaya
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 18.55
Sebut Kemungkinan Percepatan Sejarah dari 2029, Budi Arie Dinilai Mimpi di Siang Bolong
Berita terkait
Di Balik Diamnya Jokowi dalam Video Viral Ketum Projo Budi Arie, Ternyata Ini Alasannya!
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 14.11
Projo Soal 'Agenda Misterius' di Balik Video Budi Arie: Cuma Bicara Gagasan, Bukan Perang Personal
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 11.47
Bela Ucapan Budi Arie, Projo ke PSI: Jangan Jadikan Perbedaan Pandangan Jadi Alasan Bermusuhan
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 10.15
PSI: Menumbangkan Prabowo-Gibran Adalah Pekerjaan yang Tidak Mudah
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 10.00