Bukan Cuma Menabung, Masyarakat Mulai Cari Cara Melindungi Kekayaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5170216/original/006619300_1742596938-20250322-Penukaran_Uang-ANG_4.jpg)
Masyarakat Indonesia mulai beralih dari menabung sederhana menuju strategi melindungi dan mengelola kekayaan secara terencana. Kebutuhan finansial semakin kompleks mencakup pendidikan anak, beli rumah, pensiun, dan perlindungan keluarga. Setelah aset terbentuk, fokus bergeser ke diversifikasi aset sesuai tujuan, jangka waktu, dan profil risiko. Pada Semester I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% kumulatif. Produk asuransi jiwa PAYDI/unit link menunjukkan pertumbuhan premi 10,3% (Rp 35,73 triliun), sedangkan premi bisnis baru naik 34,5% menjadi Rp 19,78 triliun. Bancassurance tetap dominan dengan pendapatan premi Rp 41,58 triliun (17,9% pertumbuhan). GREAT Investlink Protection dari Great Eastern Life Indonesia menawarkan kombinasi perlindungan jiwa dan investasi dengan pilihan mata uang (IDR, USD, SGD) serta dana investasi fleksibel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 16.12
CDIA Tebar Dividen Interim Rp179,9 Miliar, Berapa Bagian Investor?
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.56
Lewat Diversifikasi, Panin AM Ciptakan Peluang Baru Buat Investor
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.50
Pemerintah Dapat Rp28,8 T Hasil Lelang Surat Utang, Yield Capai 7,29%
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.43
DBS Ungkap Alasan Emas Selalu Menarik untuk Investasi
Berita terkait
Dorong Pengembangan Bisnis Etiqa di RI, Ini Jurus Maybank Indonesia
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 19.04
Warren Buffet Pensiun dari Chairman Berkshire usai 56 Tahun Menjabat
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.59
Asabri Bayarkan Hak Peserta Capai Rp12,7 Triliun
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 17.00
Cuan Perusahaan Asuransi dari Investasi Tembus Rp10,39 Triliun hingga Juli 2026
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.00