Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Lagi InJourney, 34 Bandara Kini Dikelola Entitas Usaha GGRM

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengalihkan pengelolaan 34 bandara ke PT Surya Dhoho Investama, anak usaha PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Perubahan ini mulai berlaku pada 25 September 2026, setelah berakhirnya perjanjian sebelumnya pada 31 Agustus 2026. PT Surya Dhoho Investama mendapatkan sertifikat resmi sebagai badan usaha bandar udara pada 19 September 2026. Pengelolaan dilakukan melalui skema kerja sama pemerintah-badan usaha, dengan Direktur Jeneral Perhubungan Udara sebagai penanggung jawab proyek dan PT Surya Dhoho Investama sebagai pengelola. Hasil konsesi menjadi pendapatan negara, dan sanksi administratif dapat diterapkan jika terjadi pelanggaran.

34 bandara tersebar di seluruh Indonesia, termasuk 10 di Pulau Jawa seperti Adi Soemarmo (Boyolali), Jenderal Ahmad Yani (Semarang), Juanda (Sidoarjo), Husein Sastranegara (Bandung), Soekarno-Hatta (Tangerang), dan Halim Perdanakusuma (Jakarta). Di Pulau Sumatera terdapat 11 bandara, di Kalimantan empat bandara, di Sulawesi dua bandara, dan di wilayah timur Indonesia tujuh bandara seperti I Gusti Ngurah Rai (Bali), El Tari (Kupang), dan Frans Kaisiepo (Papua).

Berita terkait