Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Sekadar Naik, Ini Cerita di Balik Laba Pegadaian Rp 6,59 Triliun

PT Pegadaian (Persero) mencatatkan laba bersih Rp 6,59 triliun pada Semester I 2026, naik 84,4% dibandingkan Rp 3,58 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini diakui Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR, yang menyebutkan Pegadaian sebagai salah satu BUMN dengan kinerja laba signifikan. Di balik angka laba, aset Pegadaian mencapai Rp 186,33 triliun (naik 53,9%) dengan Outstanding Loan (OSL) gross mencapai Rp 155,1 triliun (tumbuh 52,7%). Rasio Non-Performing Loan (NPL) turun dari 0,81% menjadi 0,71%, menunjukkan kualitas pembiayaan tetap terjaga meski ekspansi agresif.

Pegadaian tidak hanya mengandalkan bisnis gadai, tetapi memperluas ke bisnis emas melalui Layanan Bank Emas seperti Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas. Sekitar 90% agunan gadai perusahaan berupa emas, didukung oleh jaringan vault untuk pengelolaan emas. Transformasi digital juga dilakukan melalui aplikasi Tring! untuk memperluas akses layanan ke masyarakat.

Direktur Utama Damar Latri Setiawan menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dedikasi seluruh karyawan Pegadaian. Dengan kehadiran Layanan Bank Emas dan aplikasi Tring!, perusahaan berupaya menjadi bagian dari ekosistem layanan keuangan dan emas yang lebih luas, sambil memanfaatkan emas sebagai aset aman yang diminati masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait