Laba Pegadaian Naik 84,6% Jadi Rp 6,59 Triliun di Semester I 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pegadaian (Persero) mencatat laba bersih Rp 6,59 triliun pada Semester I 2026, tumbuh 84,6% dibandingkan tahun sebelumnya (Rp 3,57 triliun). Total aset mencapai Rp 186,33 triliun, naik 53,9% dari Rp 121,1 triliun pada Semester I 2025. Pertumbuhan didorong oleh ekspansi ekosistem emas dan layanan Bank Emas. Rasio Non-Performing Loan (NPL) menurun menjadi 0,71% dari 0,81% pada periode yang sama tahun 2025, menunjukkan kualitas pembiayaan tetap baik. Outstanding Loan (OSL) gross mencapai Rp 155,1 triliun, naik 52,7% dibandingkan Rp 101,5 triliun pada Semester I 2025. Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyatakan pertumbuhan ini bagian dari upaya memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional. Pegadaian juga melakukan transformasi digital dengan menghadirkan aplikasi Tring! dan layanan Bank Emas yang terintegrasi. Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam mengelola kekayaan negara secara terukur, dengan nilai aset lebih dari US$ 1.000 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.01
Video: Pahala Mansury Dapat Jabatan Baru di Danantara, Ini Tugasnya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.29
Video: Pahala Mansury Soal PT DSI - Investasi Danantara ke Luar Negeri
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.11
Video: Atur Ekspor Batu Bara - CPO, PT DSI Jamin Tak Ganggu Bisnis
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 10.21
Senin Ini Harga Emas Antam Turun Tipis, Buyback Ikut Melemah
Berita terkait
Harga Emas 24 Karat 4 September 2026: Cek Penawaran Antam hingga Pegadaian
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.00
Daftar Lengkap Harga Emas 24 Karat Antam, Pegadaian dan Hartadinata 31 Agustus 2026
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.45
Kenali Layanan Penyimpanan Emas Fisik di Pegadaian
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 15.52
Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.30