BUMN Sang Hyang Seri Sukses Tinggalkan Rapor Merah dan Cetak Laba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Sang Hyang Seri (SHS) berhasil mencetak laba positif dan EBITDA positif pada 2025, berbalik dari kondisi finansial negatif tahun 2022. Laba kotor bisnis benih melonjak lebih dari 300 persen dibandingkan 2024. Meskipun demikian, Direktur Utama Adhi Cahyono mencatat bahwa laba ini sebagian besar didorong oleh divestasi dan restrukturisasi, sementara arus kas operasi masih negatif.
Untuk mencapai kesehatan finansial jangka panjang, SHS membenahi lima fondasi utama: pemulihan 3.200 hektare lahan di Sukamandi, penerapan program One Day Payment bagi petani, refocusing pada bisnis inti produksi benih, digitalisasi organisasi yang memangkas biaya pegawai hingga 40 persen, serta restrukturisasi utang dan divestasi aset noninti.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Puji 10 BUMN Ini di Pidato Kenegaraan, Berikut Alasannya
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.37
Danantara Bakal Kelola 200 Entitas Tahun Ini, Merger BUMN Karya Dikebut
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.52
Danantara Target BUMN Sisa 200 di Akhir 2026
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.34
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.30