Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Bakal Kelola 200 Entitas Tahun Ini, Merger BUMN Karya Dikebut

Danantara Asset Management menargetkan mengelola hanya 200 entitas BUMN pada akhir 2026, dengan penggabungan BUMN Karya menjadi prioritas utama tahun ini. COO Dony Oskaria menyatakan pemerintah sedang melakukan pembenahan terhadap lebih dari 1.000 entitas BUMN, termasuk penggabungan hingga penutupan perusahaan. Beberapa perusahaan konstruksi seperti PP, Adhi Karya, Brantas, dan Nindya Karya ditargetkan untuk digabung terlebih dahulu karena dianggap paling mudah dilakukan. Sementara itu, PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya memerlukan restrukturisasi sebelum digabung, sementarkan PT Hutama Karya dinilai keuangan relatif sehat.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia hanya memiliki paling banyak 300 BUMN hingga 31 Desember 2026. Pemerintah telah menutup 290 BUMN dan berencana menutup 750 BUMN lagi. Hanya BUMN yang produktif dan menciptakan nilai tambah untuk masyarakat yang akan dipertahankan. Prabowo menyebut langkah ini sebagai restrukturisasi korporasi terbesar di dunia dan diproyeksikan dapat menghemat biaya overhead sebesar Rp 50 triliun dari gaji direksi, komisaris, dan sewa gedung.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait