Buntut Kericuhan Petasan di Pondok Pinang, Pramono Bakal Batasi Aktivitas Malam Warga Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta batasan aktivitas warga yang mengganggu ketertiban umum, khususnya pada malam hari, setelah insiden penyalaan petasan berdurasi panjang di Pondok Pinang pada perayaan Maulid Nabi. Petasan dinyalakan sejak sore hingga pukul 01.00 WIB, memicu protes warga karena mengganggu tidur. Seorang warga mengunjungi lokasi untuk memprotes, sekaligus menyebabkan trauma pada anak berkebutuhan khusus (ABK) karena suara petasan. Pramono menyatakan penyalaan petasan hingga dini hari di kawasan permukiman tidak tepat dan meminta Pemprov DKI segera mengambil tindakan. Pemprov akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas warga, terutama pada malam hari, namun kegiatan masyarakat tetap diizinkan selama tidak mengganggu warga sekitar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 13.44
Gubernur Pramono Kaji Ganjil Genap di Jalan Gajah Mada hingga Kota Tua
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 12.20
Pramono Segera Putuskan Penerapan Ganjil Genap di Jl Gajah Mada-Kota Tua
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.05
Pram Buka Festival Olahraga Rakyat, Diikuti Hampir 10 Ribu Peserta
Berita terkait
Pramono Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Beri Imbauan Ini
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.40
Arahan Tegas Pramono untuk Oknum Damkar Tipu-itu Pelamar
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.08
Pramono Anung Ungkap Alasan Jakarta Butuh Dana Cadangan Rp5,6 Triliun
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.05
Pramono Mulai Siapkan Transportasi Udara di Jakarta, Ini Alasannya
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.42