Pramono Anung Ungkap Alasan Jakarta Butuh Dana Cadangan Rp5,6 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemprov DKI Jakarta mengusulkan pembentukan Dana Cadangan Daerah sebesar Rp4,6 triliun kepada DPRD DKI Jakarta. Angka ini merupakan penyesuaian dari usulan awal Rp5,6 triliun, yang didasarkan pada rata-rata Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Jakarta. Langkah ini diambil untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan yang mewajibkan pemerintah daerah memiliki dana cadangan guna menjaga kesehatan APBD.
Dana cadangan ini diproyeksikan untuk membiayai pembangunan prasarana jangka panjang yang tidak dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran, termasuk infrastruktur dan skema pembiayaan kreatif seperti obligasi daerah. Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa pengelolaan dana ini bertujuan memperkuat transparansi dan tata kelola anggaran agar Jakarta menjadi role model provinsi dengan APBD yang sehat dan terbuka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 11.31
Pemprov DKI Siapkan Dana Cadangan Rp 4,6 T, Pramono: Biar APBD Sehat
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.08
Arahan Tegas Pramono untuk Oknum Damkar Tipu-itu Pelamar
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.44
Komisi D DPRD Harap Dana Cadangan DKI untuk Penanganan Banjir dan Perumahan
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 12.49
Pramono: Jakarta Siapkan Dana Cadangan Rp 4,6 T untuk Backup APBD
Berita terkait
Pramono Mulai Siapkan Transportasi Udara di Jakarta, Ini Alasannya
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.42
Pramono sebut layanan Transjakarta jalur udara dipersiapkan sejak dini
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 11.09
Kelola Risiko Fiskal, Pramono Siapkan Dana Cadangan DKI Rp 5,6 T
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.13
Pramono Siapkan Dana Cadangan DKI Rp 5,6 Triliun, untuk Apa?
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.51