Bursa Saham AS Rontok Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa saham AS rontok setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis point ke 3,75-4,00 persen pada Rabu (16/9). Ini merupakan kenaikan pertama sejak 2023, dengan The Fed menyiapkan satu kenaikan lagi hingga akhir tahun. Kenaikan dipicu upaya menekan inflasi yang tinggi akibat lonjahan harga minyak. Dow Jones turun 631,33 poin (1,21 persen) ke 51.461,90, S&P 500 turun 33,92 poin (0,45 persen) ke 7.551,81, dan Nasdaq turun 0,01 ke 25.978,43. Ketiga indeks sempat menguat sebelum keputusan Fed, namun pernyataan Ketua Kevin Warsh yang menekankan inflasi masih tinggi membuat investor gelisah dan memperkirakan pengetatan moneter lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.01
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka naik 0,27%
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 12.31
Harga Patokan Ekspor Emas Indonesia Naik di September
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 09.00
Suku Bunga The Fed Naik, Ini Dampaknya ke Kartu Kredit, KPR hingga Tabungan
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.45
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat
Berita terkait
Jelang Rapat The Fed, Trump: AS Harus Punya Suku Bunga Terendah di Dunia
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 18.05
Rupiah Melemah ke Rp17.669 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan CPI
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.16
Trump Ancam Setop Perdagangan jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 19.10
Prospek Harga Emas saat The Fed Bakal Agresif
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 16.18