Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BYD dan Jaecoo Jadi Penguasa Mobil Listrik di Indonesia

Penjualan mobil merek China di Indonesia tumbuh signifikan, mencapai 94.971 unit pada Januari-Juli 2026, naik 82 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini mendukung pertumbuhan pasar otomotif nasional yang naik 18,3 persen selama tujuh bulan pertama 2026. BYD dan Jaecoo menjadi kontributor utama, masing-masing mencatat penjualan wholesale 29.826 unit dan 20.534 unit. BYD menempati peringkat kelima dengan pangsa pasar 5,8 persen, sementara Jaecoo berada di peringkat kedelapan dengan sekitar 4 persen. Sebanyak 18 merek China terdaftar sebagai anggota GAIKINDO, dengan dua di antaranya fokus pada kendaraan niaga yakni FAW dan Farizon. Geely mencatat pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan 861 persen.

Pada GIIAS 2026, sejumlah merek China memperkenalkan model baru dan memperluas kehadiran di Indonesia. Tiga merek baru resmi diluncurkan: Zeekr dan Leapmotor melalui GIIAS, serta Hongqi yang diperkenalkan sepekan sebelumnya. Hongqi, merek legendaris dari China, menyasar pasar premium dengan peluncuran SUV listrik Hongqi E-HS9. New energy vehicle (NEV) tetap menjadi fokus utama ekspansi merek-merek China di pasar Indonesia.

Penetrasi merek kendaraan China semakin kuat baik di segmen kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga. Pertumbuhan penjualan mayoritas merek China menunjukkan minat konsumen yang meningkat terhadap kendaraan listrik dan harga kompetitif yang ditawarkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait