Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMW dan Mercedes Ambruk di China, BYD Menyerang Balik Eropa lewat Denza

BYD menguasai pasar mobil listrik di China, sementara merek-merek Jerman seperti BMW dan Mercedes mengalami penurunan penjualan. Untuk menyerang kembali pasar Eropa, BYD meluncurkan merek premiumnya, Denza, dengan bantuan desainer asal Jerman, Wolfgang Egger, yang dikenal sebelumnya telah menciptakan desain ikonik untuk Audi, Lamborghini, dan Alfa Romeo. Egger kini memimpin studio desain Denza di Milan, Italia, yang menawarkan layanan pemesanan khusus seperti di Aston Martin atau Bentley, di mana konsumen dapat memilih material interior secara langsung, termasuk kulit dan material komposit daur ulang.

Denza fokus mengincar segmen mobil sport dan kendaraan mewah dengan teknologi canggih. Model pertama yang diluncurkan adalah Denza Z9 GT, sebuah shooting brake yang dilengkapi tiga motor, penggerak empat roda, serta fitur tank-turning yang memungkinkan mobil berputar di tempat. Mobil ini dilengkapi dengan pintu kabin berbahan bambu daur ulang. Selain itu, Denza juga menyiapkan Denza Z, mobil sport listrik ultra-premium, dan Bao 5, sebuah SUV tangguh untuk pasar Eropa.

Meskipun BYD berhasil dalam hal teknologi dan desain, mereka masih perlu mengembangkan keahlian dalam hal nuansa pengemudi, yang selama puluhan tahun telah dikuasai oleh produsen Jerman seperti BMW. BMW masih menjadi merek otomotif mewah terkemuka di dunia pada tahun 2025, menurut laporan dari lembaga riset otomotif Inovev, menunjukkan bahwa kompetisi pasar Eropa akan sangat ketat bagi para pemain baru seperti BYD.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait