BYD Tak Lagi Tambah Mobil Impor, Penjualan Fokus Produk Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT BYD Motor Indonesia menghentikan penambahan pasokan mobil impor setelah pabrik di Subang beroperasi. Penjualan kini fokus pada produk lokal seperti BYD Atto 1 dan M6 DM, dengan produksi akan dikembangkan termasuk M6 EV dan Denza D9. Sisa stok impor akan dijual hingga habis. Pabrik Subang berada di lahan 126 hektar dengan investasi Rp11,6 triliun dan kapasitas 150.000 unit per tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 00.25
Babak Baru BYD di RI, Setop Impor & Fokus Produksi Lokal, Harga Mobil Jadi Murah?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 11.35
BYD Punya "Utang" ke Pemerintah RI, Harus Lunas 2027
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 12.02
BYD Resmikan Pabrik Mobil Listrik Terbesar di Subang
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 13.04
Mampu Produksi 150.000 Mobil EV, Teknologi Canggih Ini Ada di Pabrik BYD Subang
Berita terkait
BYD Mulai Produksi Mobil di Subang, Bidik Penjualan 200.000 Unit
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.49
Luhut Cerita Awal BYD Masuk Indonesia: Berawal dari Pabrik Robotik di Shenzhen
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 20.30
Pabrik BYD Mulai Produksi, Kemenperin Kejar TKDN hingga 80 Persen
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 20.16
Pabrik BYD Subang Resmi Beroperasi, Kapasitas Produksi 150 Ribu Unit per Tahun
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 19.44