Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kg di Sumut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga cabai di pasar tradisional Sumatra Utara mengalami kenaikan signifikan pada awal Oktober. Cabai rawit mencapai Rp100 ribu per kg, cabai caplak Rp95 ribu per kg, cabai merah Rp85 ribu - Rp90 ribu per kg, dan cabai hijau Rp60 ribu per kg. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengganggu produksi dan distribusi, serta peralihan permintaan konsumen dari cabai merah ke jenis cabai lainnya.
Kondisi ini diperparah oleh berakhirnya masa panen di beberapa sentra produksi lokal sementara permintaan luar daerah tetap konsisten. Dampaknya, pelaku usaha kuliner terbebani biaya produksi yang tinggi, sementara daya beli masyarakat menurun. Kenaikan harga komoditas dapur ini berpotensi memicu inflasi dan memaksa konsumen serta pelaku usaha menyesuaikan pola konsumsi atau porsi produk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.06
BPS: Inflasi Tahunan September 3,28%, Dipicu Pangan dan Emas
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 11.25
BPS Ungkap Cabai Merah Picu Inflasi pada September 2026 yang Capai 0,30 Persen
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.12
Rupiah Melemah ke 17.966 Setelah Rilis Inflasi September 2026
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 19.45
Inflasi Ada di Angka 3,28 %, Wamenkeu Juda Agung Sebut Belum Berdampak ke Daya Beli
Berita terkait
Harga Pangan 24 September: Daging Ayam Turun, Cabai Rawit Tembus Rp 92.400
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 12.00
Harga Pangan 8 September 2026: Cabai dan Ayam Merangkak Naik
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 11.20
Harga Pangan 29 September 2026: Cabai Rawit Sentuh Rp 98.050 per Kg, Beras dan Minyak Turun
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 12.18
Harga Pangan 25 September 2026: Bawang Putih Sedang Turun
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 11.39