Cadev RI Turun US$ 200 Juta, September 2026 Jadi US$ 146,3 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Cadangan devisa Indonesia akhir September 2026 tercatat sebesar US$ 146,3 miliar, turun US$ 200 juta dari posisi Agustus 2026 yang mencapai US$ 146,5 miliar. Penurunan ini dipicu oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, penerimaan pajak, jasa, serta kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah oleh Bank Indonesia guna merespons ketidakpastian pasar keuangan global.
Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri, melampaui standar internasional minimal 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai kondisi ini cukup untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional. Ketahanan sektor eksternal diharapkan tetap terjaga melalui aliran modal asing dan sinergi dengan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 7 Oktober 2026 pukul 11.58
Cadangan devisa RI per September 2026 sebesar 146,3 miliar dolar AS
kumparan · 7 Oktober 2026 pukul 11.41
Cadangan Devisa RI per September 2026 Turun Tipis Jadi USD 146,3 M
Detik.com · 7 Oktober 2026 pukul 11.35
Buat Bayar Utang & Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$ 146,3 Miliar
CNN Indonesia · 7 Oktober 2026 pukul 11.35
Cadangan Devisa RI Turun Tipis ke US$146,3 M per September 2026
Berita terkait
Rupiah Terbang Tinggi, Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 17.50
Rupiah Menguat, Cadangan Devisa Jadi Penopang
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.15
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.632, Ditopang Kenaikan Cadangan Devisa
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.42
Bambang Brodjonegoro Bilang Rupiah Bisa Kembali Menguat, Ini Wejangan untuk BI
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.20