Bambang Brodjonegoro Bilang Rupiah Bisa Kembali Menguat, Ini Wejangan untuk BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa nilai tukar rupiah masih memiliki ruang untuk menguat jika Bank Indonesia (BI) menerapkan kebijakan moneter yang tepat. BI disarankan menggunakan kombinasi instrumen seperti intervensi pasar dan penyesuaian suku bunga untuk menjaga stabilitas nilai tukar serta mengendalikan inflasi bulanan.
Namun, Bambang mengingatkan BI menghadapi tantangan tugas ganda, yaitu menjaga stabilitas moneter tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi. Keterbatasan cadangan devisa yang berada pada level sekitar 5,5 bulan kebutuhan impor membuat BI tidak bisa hanya mengandalkan intervensi devisa, sehingga diperlukan pengelolaan ekspektasi pasar dan komunikasi kebijakan yang terukur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 20.27
FERBI 2026 edukasi masyarakat tentang rupiah sebagai simbol kedaulatan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
BI dorong masyarakat menghormati rupiah sebagai simbol negara
Berita terkait
Awal Perdagangan, Rupiah Kembali Tertekan di Level Rp17.908 per USD
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 09.22
BI siapkan sejumlah strategi guna jaga stabilitas rupiah
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 16.39
Rupiah Lesu, Bos BI Siapkan Jurus Jaga Stabilitas Nilai Tukar
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 07.50
Bank Indonesia Menahan BI Rate 5,75% di Tengah Tekanan Eksternal
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 14.35