Cegah Warga Belanja ke Luar Negeri, Airlangga Colek Mendag
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9314709/original/077774000_1785763686-publikasi_1785761243_6a708ddb84b23.jpeg)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan peran sektor wisata belanja sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Pada semester I 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta orang, tumbuh 5,71% YoY, sedangkan wisatawan nusantara mencatat 630,41 juta perjalanan, naik 2,71%. Airlangga berharap sebagian US$ 6,7 miliar pembayaran jasa perjalanan wisman ke luar negeri dapat ditarik untuk belanja di dalam negeri. Strategi kampanye belanja dipadukan dengan event pariwisata dan kebudayaan, sementara ritel modern berfungsi sebagai etalase produk lokal. Pemerintah berkolaborasi dengan Menteri Perdagangan untuk memastikan stok produk cukup agar konsumen lebih memilih belanja di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Sisa Libur Panjang 2026 Tinggal Natal, Pengusaha Travel Gas Cari Cuan
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.45
Warga RI atau Bule yang Doyan Belanja? Jawaban Pengusaha Tak Terduga
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.35
AI Bisa Bikin Ekonomi Dunia Tambah US$15,7 Triliun, RI Kebagian Apa?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
Airlangga Dapat Laporan Pengusaha Ritel RI Stok Barang Tipis, Kenapa?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.55