Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cerita Elmin Damanik, Membangun Bisnis Sambil Melestarikan Kain Hiou Simalungun

Elmin Roizer Damanik (56), mantan guru dan notaris, memulai usaha kain budaya Sumatera Utara setelah memutuskan berhenti bekerja untuk menjaga anak. Awalnya ia menenun dan menjual kain ulos sejak 2000, namun mengalami kesulitan akibat kenaikan harga bahan baku pada 2005. Pada 2007, ia beralih ke kain hiou, kain tradisional Suku Simalungun yang hampir punah di pasar. Elmin belajar membuat kain hiou dari para tetua Simalungun dan buku-buku budaya, termasuk mempelajari filosofi motif seperti udan-udan (hujan), hati rongga (kesetiaan), dan tapak satur (keteraturan). Usaha kainnya, bernama Bah Pison (bermakna 'sungai yang memberkati'), didukung oleh 12 karyawan tetap dan warga sekitar.

Berita terkait