Cerita Usaha Percetakan di Pasar Tebet Bertahan dari Gempuran Undangan Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, yang dulu dipadati 10 gerai percetakan, kini hanya tersisa 5-7 toko. Ronal, pemilik Omega Print yang berdiri sejak 2007, mengaku penurunan pesanan signifikan sejak pandemi COVID-19. Undangan digital menjadi dominan, menggantikan cetakan fisik. Volume pesanan menurun dari ribuan lembar menjadi ratusan hingga 20-50 lembar per pesanan. Omzet turun lebih dari 50 persen sejak 2020. Meski belum memiliki toko online, Ronal mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan jasa percetakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 18.30
ITMO 2027 Soroti Tren Pariwisata Berbasis Pengalaman dan Keberlanjutan
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.40
Sah! Bahlil Rilis Aturan Perusahaan Tambang Wajib Pakai Jasa Lokal
Detik.com · 28 September 2026 pukul 18.54
Ibas Ajak Generasi Muda Kembangkan Prestasi dan Kreativitas untuk Ekraf
Berita terkait
Airlangga Dapat Laporan Pengusaha Ritel RI Stok Barang Tipis, Kenapa?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.55
Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun, Uang Tunai Makin Jarang Dipakai
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 19.21
Kunjungan Turis ke Indonesia Meningkat, Tapi Nilai Transaksi Menurun
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 17.13
Gairahkan Ekonomi Bengkalis, Laurensius Tampubolon Dorong Optimalisasi Potensi Pariwisata
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 13.45