Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

China-Rusia Incar Proyek Kereta Kalimantan, Jalusnya Bisa ke IKN

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan investor dari China dan Rusia menunjukkan minat untuk membangun jaringan kereta di Pulau Kalimantan, yang dikenal sebagai Trans Kalimantan Railway. Pemerintah masih menyusun rute atau trase jaringan kereta bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan belum dapat memberikan kepastian mengenai nilai investasi yang dibutuhkan. Dudy membuka peluang agar jalur kereta di Kalimantan dapat terhubung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), namun hal ini masih dalam tahap perencanaan. Pemerintah juga terbuka untuk kerja sama dengan negara lain yang tertarik mengembangkan jaringan kereta ini.

Untuk proyek Trans Sumatera Railway, hanya PT KAI (Persero) yang telah menyampaikan minatnya. KAI akan fokus mengembangkan jalur yang sudah ada, terutama untuk keperluan angkutan logistik dan barang. Dudy menjelaskan bahwa sebagian jalur kereta di Sumatra sudah tersedia, sehingga pengembangan dapat dilanjutkan dari lintasan yang sudah ada.

Di samping pengembangan jaringan kereta di Kalimantan dan Sumatra, Kementerian Perhubungan juga sedang mendorong reaktivasi 2.200 km jalur kereta nonaktif. Program ini bertujuan agar jalur perkeretaapian tidak hanya melintasi kota besar, tetapi juga menjangkau kota-kota kecil sesuai arahan Presiden.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait