CIC Gandeng INA hingga Khazanah, Bentuk Forum Investasi China-ASEAN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349644/original/005144800_1789538317-China-ASEAN_Joint_Investment_Council-16_September_2026a.jpg)
China Investment Corporation (CIC), Government Pension Fund (GPF) Thailand, Indonesia Investment Authority (INA), Khazanah Nasional Berhad (Khazanah) Malaysia, State Oil Fund of The Republic of Azerbaijan (SOFAZ), dan Kumpulan Wang Persaraan (Diperbadankan) (KWAP) Malaysia meluncurkan China-ASEAN Joint Investment Council (CAJIC) pada China International Fair for Investment and Trade (CIFIT) ke-26 di Xiamen pada 8 September 2026. CAJIC didiinisiasi oleh CIC bersama CGS International Securities Pte. Ltd. (CGS International) sebagai Sekretariat. Platform ini bertujuan sebagai forum antarlembaga sovereign investor untuk menghubungkan modal pengetahuan, kepemimpinan, dan peluang investasi lintas negara melalui dialog rutin, forum tahunan, riset tematik, dan program pelatihan eksekutif.
CAJIC dirancang untuk memperdalam pemahaman bersama, mengembangkan peluang investasi lintas negara, dan membangun ekosistem investasi China-ASEAN yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Para pemimpin dari masing-masing lembaga menyatakan dukungan terhadap inisiatif ini. Chairman dan CEO CIC, Zhang Qingsong menyatakan optimisme terhadap prospek jangka panjang kawasan ASEAN dan pentingnya kerja sama dengan lembaga investasi negara. Ketua Dewan Direksi INA, Oki Ramadhana menekankan bahwa dialog rutin dan riset bersama dapat mengurangi kesenjangan informasi serta memperdalam pemahaman pasar lokal, yang pada gilirannya dapat memperkuat pipeline investasi dan membangun kemitraan tepercaya.
Sebagai investor institusional jangka panjang, GPF melihat peluang di sektor infrastruktur berkelanjutan, digitalisasi, advanced manufacturing, dan transisi rendah karbon. CEO SOFAZ, Israfil Mammadov menyatakan bahwa CAJIC selaras dengan pendekatan SOFAZ dalam membangun kemitraan jangka panjang. Khazanah juga berkomitmen untuk memperkuat peran Malaysia sebagai gerbang tepercaya antara China, ASEAN, dan dunia. CAJIC diharapkan menjadi platform yang menghubungkan institusi, gagasan, dan peluang untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pihak.
Bagikan
Berita terkait
Wamendagri Bima Arya Dorong APKASI Otonomi Expo 2026 Hasilkan Investasi Nyata
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.42
Gubernur Jateng Lihat Langsung Kondisi IKN, Komentarnya Tak Terduga
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.30
Capaian Kinerja Pemprov Jateng di Hari Jadi Ke-81
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.58
ATI Dorong Model Pembiayaan Baru Jalan Tol, Kepastian Investasi Perlu Diperkuat
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 01.13