Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah di Sekitar Kita, Anda Termasuk?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Berdasarkan data BPS, jumlah kelas menengah di Indonesia menurun dari 57,33 juta orang (21,45% pada 2019) menjadi 47,85 juta orang (17,13% pada 2024), menandai penurunan 9,48 juta warga yang turun kelas. Penyebab utama adalah kondisi ekonomi yang tidak menentu dan biaya hidup yang mahal. Orang kelas menengah mampu memiliki rumah, liburan tahunan, dan investasi pendidikan anak, serta bekerja hingga pensiun. Sementara itu, kelas menengah atas memiliki lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan, dengan dana sisa setelah investasi besar, diversifikasi pendapatan (saham, properti sewaan, bisnis), dan ketenangan finansial saat menghadapi keadaan darurat. Ciri kelas menengah atas juga meliputi kesempatan pensiun dini, pendidikan tinggi tanpa utang, dan gaya hidup yang tidak terbatas oleh anggaran.
Bagikan
Berita terkait
JP Morgan Sebut Target Pertumbuhan RI 6 Persen di 2027 Tak Mudah
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.31
Purbaya: Kelas Menengah Bakal Berjaya 2 Tahun Lagi
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.03
Presiden Prabowo ajak perusahaan Rusia investasi, beroperasi di RI
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 17.15
JP Morgan Pangkas Target IHSG Jadi 7.000, Ini Tantangannya
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.06