JP Morgan Pangkas Target IHSG Jadi 7.000, Ini Tantangannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

JP Morgan Sekuritas Indonesia memangkas proyeksi IHSG menjadi 7.000 hingga akhir 2026 dari sebelumnya 10.000. Head of Indonesia Equity Research, Benny Kurniawan, menyatakan pasar modal Indonesia menghadapi tantangan suku bunga tinggi, kenaikan harga minyak, serta potensi kenaikan harga pangan. IHSG telah terkoreksi 23% sejak awal tahun, dipengaruhi kenaikan harga minyak, suku bunga tinggi, serta imbal hasil obligasi negara maju yang membuat aset Indonesia kurang menarik. KBNJ MSCI pada Februari diperkirakan mendorong equity outflow US$4-5 miliar tahun ini. Investor global juga mencermati dampak El Nino terhadap produksi pangan seperti beras, gula, kopi, dan gandum. Meski demikian, JP Morgan menilai government spending masih menopang pertumbuhan sektor konsumer dengan pertumbuhan rata-rata dua digit pada paruh pertama tahun. Tim JP Morgan masih eksperimmenkal IHSG di Desember pada level 7.000 dengan perbaikan sentimen dan posisi investor asing serta domestik yang relatif rendah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.24
IHSG Ditutup di Level 6.667, Naik 1,09%
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.12
JP Morgan: Investor Tak Mungkin Lupakan RI, IHSG Bisa Tembus 7.000 Akhir 2026
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 09.03
IHSG Dibuka Menguat 0,56% Pagi Ini, 315 Saham Naik
Detik.com · 2 September 2026 pukul 09.21
IHSG Menguat ke Level 6.612 Pagi Ini
Berita terkait
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.48
IHSG Diprediksi Bergerak 6.550-6.650, Ini Sentimen Penggeraknya
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 08.10
Rekomendasi Saham Hari Ini: BGTG, BUMI, hingga BUVA
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 08.52
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 06.30