Citi Indonesia cetak laba bersih Rp994 miliar di semester I-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Citibank, N.A., Indonesia membukukan laba bersih senilai Rp994 miliar pada semester I-2026. Laba tersebut cenderung moderat yang diakibatkan oleh volatilitas pasar yang berdampak terhadap keuntungan penjualan aset keuangan perseroan. CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, mengatakan pertumbuhan pendanaan dan kredit yang solid serta rasio Non-Performing Loan (NPL) yang terjaga mendekati nol mencerminkan kepercayaan mendalam para klien terhadap platform perbankan institusional Citi Indonesia. Perseroan terus berkomitmen mendukung pertumbuhan nasabah melalui tiga lini bisnis inti yaitu Banking, Markets, dan Services.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit tumbuh 8,05 persen year on year menjadi Rp29,9 triliun. Rasio NPL terjaga di 0,19 persen, Rasio Kecukupan Modal (CAR) 31,43 persen, dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) 276,26 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 23,29 persen menjadi Rp72,6 triliun, dengan Giro tumbuh 36,54 persen menjadi Rp60,4 triliun. Rasio Low-Cost-Fund naik menjadi 83,23 persen dari 75,16 persen, sementara Cost to Income Ratio (CIR) tercatat 51,17 persen. Citi Indonesia juga memanfaatkan jaringan global dalam beberapa transaksi Corporate Banking.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.00
DPK Tumbuh 23%, Citibank Indonesia Kantongi Dana Rp72,6 Triliun
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.30
Penyaluran Kredit Citibank Indonesia Nyaris Sentuh Rp30 Triliun di Semester I 2026
Berita terkait
BRI jaga momen pertumbuhan kredit dengan kedepankan kehati-hatian
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 14.01
Seabank Kantongi Laba Bersih Rp 749,26 Miliar
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.00
Laba SeaBank Tembus Rp749 Miliar, Kredit Tumbuh 53,1% Semester I-2026
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.46
Penyaluran Kredit Tumbuh 53 Persen, SeaBank Cetak Laba Bersih Rp 749,26 Miliar
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 14.15