Cuma Hitungan Hari, China Pulihkan Jalan yang Hancur Diterjang Banjir Bandang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China mempercepat pemulihan jalan di wilayah Gyirong, Shigatse, Daerah Otonom Xizang setelah banjir bandang dan longsor parah merusak Jalan Raya Nasional G216. Hanya dalam hitungan hari, tim penyelamat berhasil membersihkan sekitar 1,1 kilometer ruas jalan dari arah Pelabuhan Gyirong hingga Senin, 31 Agustus 2026. Bencana ini terjadi setelah longsoran lumpur besar dari wilayah Nepal menyapu kawasan pelabuhan, menyebabkan jalan rusak dan jaringan listrik serta telekomunikasi terputus.
Kementerian Manajemen Darurat China mengerahkan 158 personel dan 28 unit peralatan berat, termasuk ekskavator dan loader, untuk menangani kerusakan. Petugas tidak hanya membersihkan material longsoran, tetapi juga menambal jalan dan menempatkan batu untuk mencegah erosi. Di area dengan arus air kuat, alat berat digunakan langsung di dalam air untuk memperpanjang jalur sementara.
Untuk memastikan keselamatan, tim menggunakan teknologi laser dan kecerdasan buatan untuk memantau deformasi tebing yang berpotensi mengalami longsor susulan. Jalur evakuasi darurat juga disiapkan di sekitar lokasi pekerjaan agar proses pemulihan dapat berjalan tanpa mengabaikan risiko bencana mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.28
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 939 Orang, 3.925 Masih Hilang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.56
Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal Bertambah Menjadi 951 Orang
Berita terkait
Korban tewas banjir bandang Nepal-China capai 633, hampir 3.000 hilang
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 01.23
Jumlah Korban Banjir Bandang Nepal Bertambah: 579 Orang Tewas, 1.924 Hilang
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 02.00
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 09.45
Indonesia Sampaikan Duka Cita Atas Banjir Bandang di Nepal dan China
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 20.10