Daftar 10 CEO dengan Gaji Tertinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3508689/original/070798000_1626139545-20210713-Elon-Musk-SolarCity-5.jpg)
Beberapa tahun belakangan, gaji CEO tercatat mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, didorong oleh lonjakan pasar saham, target performa yang agresif, dan ekspansi AI. Menurut analisis berdasarkan laporan Equilar dan pengungkapan ke SEC, gaji pokok hanya sebagian kecil dari pendapatan total CEO, sementara imbalan saham dan insentif jangka panjang mendominasi. Fenomena ini juga menimbulkan kritik publik terkait kesenjangan gaji antara eksekutif dan karyawan biasa.
Elon Musk (Tesla) menempati puncak dengan nilai bersih US$132,3 miliar, meski tidak menerima gaji tetap, namun valuasinya mencerminkan pelepasan opsi saham berdasarkan pencapaian performa. Dylan Field (Figma) dan Shankh Mitra (Welltower) mengikuti dengan nilai bersih masing-masing US$864,4 juta dan US$821,1 juta. Kaz Nejatian (Opendoor) dan RJ Scaringe (Rivian) juga masuk dalam daftar dengan nilai bersih di atas US$400 juta.
Di posisi 6–10, Niraj Shah (Wayfair) dengan nilai bersih US$280,8 juta, Hock Tan (Broadcom) US$205,3 juta, Peter Gassner (Veeva) US$172,4 juta, David Zaslav (Warner Bros. Discovery) US$165 juta, dan David Solomon (Goldman Sachs) US$118,9 juta. Mayoritas kompensasi CEO berasal dari pemberian saham dan opsi yang ditentukan oleh kinerja perusahaan, mencerminkan peningkatan kapitalisasi pasar dan ekspansi teknologi AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.40
Tren Baru Muncul di Pasar Keuangan Global: "Worrisome"
Berita terkait
Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 18.50
Raksasa Teknologi Bersiap Buka Laporan Keuangan, AI Bikin Untung?
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 13.15
IHSG Bertahan di Tengah Kepanikan Bursa Asia, Sesi 1 Turun 0,04%
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 12.37
Hadirkan Layanan Token-as-a-Service untuk Efisiensi Pemanfaatan AI
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.32